- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Garuda Indonesia (GIAA) Rights Issue 248,71 Miliar Lembar dan Inbreng 65,77% Saham GMFI
Kredit Foto: Istimewa
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menyiapkan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) III atau right issue, dengan menerbitkan 248,71 miliar saham Seri E senilai Rp25 per saham.
Dalam rencana aksi korporasi ini, harga pelaksanaan bakal berada di kisaran Rp58-68 per saham. Harga pelaksanaan final atas rencana transaksi ini akan ditetapkan dan diumumkan dalam prospektus.
Melalui aksi korporasi tersebut, PT Danantara Asset Management (DAM) selaku pemegang saham utama Garuda Indonesia akan menyetorkan modal dalam bentuk selain uang atau inbreng berupa saham PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI).
Mengutip keterbukaan informasi, Kamis (5/11/2026), objek penyetoran modal dalam bentuk inbreng pada right issue ini adalah 82,10 miliar saham Seri B GMFI. Jumlah itu setara 65,77% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor GMFI, yang direncanakan disetorkan oleh DAM.
Adapun pengalihan saham GMFI dari Garuda Indonesia kepada DAM telah tuntas dilaksanakan. PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports sebelumnya telah melepas seluruh kepemilikan sahamnya di GMFI kepada PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, untuk kemudian diteruskan kepada DAM.
Baca Juga: Pendapatan Garuda (GIAA) Naik 13,2%, tapi Masih Rugi US$179,3 Juta
Baca Juga: Danantara Belum Akan Merger Maskapai BUMN Sebelum Garuda Indonesia Sehat
Aksi pemindahan hak atas saham tersebut dilakukan melalui mekanisme pembagian dividen atau dividend in specie pada 2 November 2026.
Angkasa Pura Indonesia mengalihkan seluruh sahamnya di GMFI sebanyak 82.100.173.900 lembar, atau setara 65,77% hak suara. Adapun nilai pengalihan saham ini mencapai Rp5,66 triliun.
Angkasa Pura Indonesia dalam laporannya menyebut transaksi penjualan ini bukan merupakan repurchase agreement. Perseroan pun menegaskan bahwa kepemilikan saham atas GMFI sebelumnya bersifat langsung,
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan