Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Trump Blak-blakan, Amerika Serikat Mau Ambil Alih Selat Hormuz dari Iran

        Trump Blak-blakan, Amerika Serikat Mau Ambil Alih Selat Hormuz dari Iran Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa pihaknya telah menang dalam perangnya melawan Iran. Mereka kini  mempertimbangkan kemungkinan mengambil alih Strait of Hormuz.

        Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan kemampuan militer musuhnya telah melemah secara signifikan akibat operasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

        Baca Juga: Trump Soal Konflik Iran-Amerika Serikat: Hampir Selesai, Kami Sudah Menang

        “Saya pikir perang ini sudah hampir selesai. Mereka tidak punya angkatan laut, tidak punya komunikasi, dan tidak punya angkatan udara,” kata Trump, dikutip dari CBS.

        Trump juga mengungkit terkait nasib dari Selat Hormuz. Menurutnya, kapal-kapal masih bergerak dalam jalur tersebut, tetapi pemerintahannya sedang mempertimbangkan langkah lebih jauh.

        “Sekarang kapal-kapal masih lewat, tetapi saya sedang memikirkan untuk mengambil alihnya,” ujarnya.

        Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan wilayah dari Teluk Persia dengan Samudra Hindia. Ia menjadi salah satu titik transit energi terpenting di dunia.

        20% pasokan minyak mentah dan gas alam cair global melewati jalur sempit tersebut setiap hari. Namun konflik militer yang berlangsung membuat jalur pelayaran tersebut hampir tidak berfungsi karena meningkatnya risiko keamanan.

        Baca Juga: Harga Bitcoin (BTC) Hari ini (10/3): Dikerek Sinyal Trump Soal Konflik Iran-AS

        Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari. Iran kemudian membalas serangan, bahkan menutup untuk sementara waktu wilayah dari Selat Hormuz. Hal tersebut membuat harga minyak melonjak naik akibat kekhawatiran pasokan dari Timur Tengah.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: