Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dari Sepatu hingga Camilan, UMKM Lokal Ini Panen Pesanan saat Ramadan

        Dari Sepatu hingga Camilan, UMKM Lokal Ini Panen Pesanan saat Ramadan Kredit Foto: Dwi Aditya Putra
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sejumlah brand lokal berhasil mencatat lonjakan penjualan selama Ramadan 2026 berkat memanfaatkan platform digital seperti TikTok dan ekosistem TikTok Shop. Salah satunya adalah UNERD Footwear, brand alas kaki lokal asal Pasuruan, Jawa Timur, yang didirikan oleh Yoseph Putera Soesanto.

        Brand ini menghadirkan berbagai pilihan alas kaki dengan desain stylish dan harga terjangkau, mulai dari sepatu performa lari (running), sepatu kasual atau sneakers, hingga sandal recovery.

        Yoseph bercerita sejak awal berdiri, UNERD telah memanfaatkan platform TikTok, termasuk solusi pemasaran TikTok Ads, untuk memperkenalkan rangkaian produknya kepada audiens yang lebih luas, khususnya anak muda yang mencari produk stylish namun tetap ramah di kantong.

        Khusus pada momentum Ramadan, ia mulai menyesuaikan strategi kontennya dengan menampilkan produk yang relevan untuk berbagai momen Lebaran, seperti ragam model sepatu yang nyaman digunakan saat berkumpul atau bersilaturahmi bersama keluarga dan kerabat. 

        Didukung konten organik dan iklan lewat TikTok Ads untuk menjangkau pembeli baru, pada Ramadan tahun ini UNERD mencatat jumlah pesanan meningkat lebih dari dua kali lipat dan penjualan yang hampir dua kali lipat tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 

        Selain itu, sejak menggunakan solusi pemasaran dari TikTok Ads, UNERD melihat adanya pelanggan baru yang berasal dari Riau, Sumatra Selatan, hingga Lampung.

        “Dampaknya sangat terasa bagi pertumbuhan bisnis kamibahkan sekitar 80% dari pembeli kami merupakan pelanggan baru, menunjukkan efektivitas TikTok Ads dalam membantu memperluas jangkauan sekaligus mendorong penjualan bagi UMKM lokal seperti UNERD,” ujar Yoseph bercerita saat ditemui di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

        Yoseph percaya bahwa fitur-fitur pemasaran yang tersedia di TikTok, termasuk TikTok Ads, membantunya dalam mengembangkan jangkauan pasar UNERD hingga ke seluruh Indonesia.

        Selain hadir di TikTok Shop by Tokopedia, UNERD juga hadir di 68 mitra toko retail dan 3 toko offline di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Bahkan, UNERD juga mampu memperluas pasar hingga memperkenalkan produknya ke tingkat internasional, termasuk Jepang.

        Tidak hanya UNERD, Sajodo Snack & Food, brand camilan lokal yang didirikan oleh pasangan pengusaha muda Firda Khaerunnisa dan Gilang Gumilar pada 2020 di Tasikmalaya, Jawa Barat juga mendapatkan berkah penjualan selama Ramadan.

        Sejak awal merintis usaha, Firda dan Gilang langsung memanfaatkan TikTok untuk membagikan konten seputar proses produksi hingga cerita di balik perjalanan bisnis Sajodo. Konten yang terus direkomendasikan melalui kekuatan penemuan TikTok ternyata berhasil membantu pengguna menemukan brand dan produk Sajodo secara organik. 

        Seiring meningkatnya minat dan permintaan dari pelanggan, Sajodo kemudian memperluas jangkauan melalui ekosistem digital seperti TikTok Shop by Tokopedia, serta memanfaatkan layanan beriklan TikTok Ads untuk menjangkau lebih banyak konsumen dari berbagai daerah di Indonesia.

        “Sejak awal merintis Sajodo, kami merasakan langsung bagaimana kekuatan penemuan dan dukungan komunitas TikTok yang sangat terlibat memungkinkan brand lokal seperti kami lebih mudah ditemukan oleh banyak orang," katanya bercerita.

        Tidak hanya itu, Firda dan suami juga aktif memanfaatkan solusi pemasaran seperti TikTok Ads untuk menjangkau konsumen baru. Lewat sini banyak orang yang akhirnya mengenal produk Sajodo

        "Dan itu sangat membantu memperluas pasar kami di berbagai kota,” ujar Firda.

        Bagi Sajodo, Ramadan menjadi salah satu periode penjualan paling penting karena meningkatnya permintaan camilan untuk berbuka puasa, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar mengisi toples sebelum Lebaran.

        Selain aktif berbagi konten bertema Ramadan melalui akun mereka, Sajodo juga terus mengikuti kampanye Ramadan yang diselenggarakan TikTok serta beriklan melalui solusi pemasaran seperti TikTok Ads untuk mempromosikan produk unggulan mereka. 

        Konsistensinya pun membuahkan hasil. Pada Ramadan tahun ini, Sajodo berhasil mencatatkan peningkatan penjualan hingga tiga kali lipat di TikTok Shop by Tokopedia.

        Baca Juga: Admin Fee Shopee dan Tokopedia Naik 20%-25%, UMKM Mulai Lirik Instagram dan TikTok

        Baca Juga: Ada Rahasia Cepat Diterima, Begini Cara Daftar Jadi TikTok Affiliate

        Baca Juga: Samsung Galaxy F70e Dirancang untuk TikTok dan Reels? Ini Alasannya

        “Sebagai UMKM dengan modal yang terbatas, TikTok Ads sangat membantu kami untuk memperluas jangkauan Sajodo. Hasilnya pun terasa langsung pada bisnis kami, dengan penjualan naik signifikan,” ujar Firda.

        Berbekal modal awal sekitar Rp1 juta dan tim kecil, Sajodo kini berkembang menjadi bisnis dengan omzet miliaran rupiah, memiliki tiga pabrik, serta membuka lapangan pekerjaan bagi ratusan masyarakat sekitar di Tasikmalaya. 

        Konsistensi memanfaatkan kanal penjualan digital juga membantu Sajodo memperluas pasar, bahkan hingga ke Malaysia, Jepang, dan Arab Saudi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dwi Aditya Putra
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: