- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
PLN Indonesia Power Borong 7 PROPER Emas dan 22 Hijau, Terbanyak di PLN Group
Kredit Foto: PLN IP
PT PLN Indonesia Power (PLN IP) memborong 7 penghargaan PROPER Emas dan 22 PROPER Hijau, dalam ajang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Kementerian Lingkungan Hidup, untuk kinerja tahun 2025.
Raihan tersebut menjadikan PLN IP sebagai peraih penghargaan terbanyak di lingkungan PLN Group.
Dari total 39 PROPER Emas yang diberikan kepada perusahaan di Indonesia, PLN Indonesia Power menyumbang 7 penghargaan atau sekitar 18 persen.
Penganugerahan PROPER digelar di Gedung Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, PROPER Emas merupakan bentuk pengakuan tertinggi bagi perusahaan yang mampu menunjukkan kepemimpinan dalam pengelolaan lingkungan hidup.
“PROPER Emas merupakan simbol kepemimpinan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup."
"Predikat ini diberikan kepada entitas yang tidak hanya taat, tetapi juga mampu melampaui standar (beyond compliance) melalui inovasi, efisiensi, dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” ujar Hanif.
Ia juga mengapresiasi kontribusi perusahaan dalam menjaga lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, serta menegaskan ke depan PROPER akan semakin diperkuat dengan aspek pengawasan dan penegakan hukum.
Dalam ajang yang sama, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo turut meraih penghargaan Green Leadership PROPER.
Penghargaan tersebut menegaskan kepemimpinan PLN dalam mendorong transformasi energi melalui inovasi, digitalisasi, dan implementasi prinsip keberlanjutan.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh insan perusahaan, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.
“Penghargaan PROPER Emas ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat."
"PLN IP berkomitmen untuk tidak hanya memenuhi standar, tetapi melampaui ekspektasi dalam mendukung transisi energi nasional,” ujar Bernadus.
Unit PLN Indonesia Power yang meraih PROPER Emas adalah PLTG Borang, PLTGU Priok, PLTP Kamojang Darajat, PLTP Gunung Salak, PLTA Mrica PB Soedirman, PLTA Mrica Wonogiri, dan PLTGU Grati.
PLN Indonesia Power juga meraih 22 PROPER Hijau yang memperkuat komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional pembangkitan yang ramah lingkungan dan efisien.
Unit peraih PROPER Hijau tersebut meliputi PLTA Ir PM Noor, PLTA Maninjau, PLTA Saguling, PLTD Selayar, PLTDG Tello, PLTG Gilimanuk, PLTGU Cilegon, PLTGU Indralaya, PLTGU Keramasan, PLTGU Semarang, PLTP Lahendong Unit 1 dan 2, serta PLTP Ulubelu.
Lalu, PLTU Banten 1 Suralaya, PLTU Banten 2 Labuan, PLTU Banten 3 Lontar, PLTU Barru, PLTU Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu, PLTU Jawa Tengah 2 Adipala, PLTU Jeranjang, PLTU Suralaya, PLTU Tanjung Balai Karimun, serta PLTU Teluk Sirih.
Baca Juga: Menteri LH Sebut Peserta PROPER Tak Sampai 10% dari Total Perusahaan di RI
Capaian tersebut menegaskan PLN Indonesia Power tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap lini operasional.
Keberhasilan ini juga menjadi bagian dari kontribusi PLN Indonesia Power dalam mendukung agenda transisi energi nasional, dan mewujudkan masa depan energi bersih di Indonesia. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus