Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Selat Hormuz Tertutup, Dunia Kehilangan 100 Juta Barel Minyak per Minggu

        Selat Hormuz Tertutup, Dunia Kehilangan 100 Juta Barel Minyak per Minggu Kredit Foto: Annisa Nurfitri
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Di tengah kekhawatiran global akan ketersediaan energi, Saudi Aramco menyampaikan peringatan serius bahwa stok bensin dan bahan bakar jet berpotensi anjlok drastis pada musim panas jika Selat Hormuz tetap tertutup.  Peringatan ini disampaikan perusahaan minyak terbesar dunia dalam laporan Financial Times.

        CEO Aramco, Amin Nasser, menegaskan cadangan bahan bakar darat semakin menipis dengan laju penurunan yang cepat, terutama untuk bensin dan bahan bakar jet.

        Menurutnya, dunia telah kehilangan sekitar satu miliar barel minyak akibat perang Iran dan penutupan Selat Hormuz yang menghambat produksi sekaligus distribusi. 

        Jika jalur vital ini belum dibuka, pasokan minyak global akan terus berkurang sekitar 100 juta barel setiap minggu. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang menyalurkan sekitar 20% pasokan minyak dunia.

        Nasser menambahkan, stok energi yang ada saat ini menjadi satu-satunya bantalan pengaman bagi pasar energi global. Namun, cadangan tersebut semakin menipis secara signifikan setiap harinya.

        Baca Juga: Selat Hormuz Memanas! Korea Selatan Siapkan Respons usai Kapal Kargo Diserang secara Misterius

        Baca Juga: Prabowo Sebut Indonesia Kini Dihormati karena Swasembada Pangan

        Ia menekankan bahwa stabilitas pasar bergantung pada kecepatan pembukaan kembali Selat Hormuz.

        "Semakin lama gangguan pasokan berlanjut, bahkan hanya beberapa pekan tambahan, maka akan dibutuhkan waktu yang jauh lebih lama bagi pasar minyak untuk kembali seimbang dan stabil," ujar Nasser dalam konferensi video hasil kuartal pertama perusahaan, dikutip Rabu (13/5).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: