Kedubes Korea Selatan Dorong Ekspansi K-Food ke Pasar Indonesia Lewat JIPREMIUM 2026
Kredit Foto: Istimewa
Kedutaan Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia mendorong perluasan pasar produk pangan Korea Selatan di Indonesia melalui program promosi “Discover, Awesome K-Food in Jakarta” yang digelar dalam rangkaian Jakarta International Premium Products Fair (JIPREMIUM) dan Jakarta Entrepreneur Conference (JEC) 2026.
Program tersebut merupakan kolaborasi Kedutaan Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia, Ministry of Agriculture, Food and Rural Affairs (MAFRA) Republik Korea, serta Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT) untuk memperkenalkan beragam produk pangan Korea kepada masyarakat dan pelaku usaha Indonesia.
JIPREMIUM dan JEC 2026 berlangsung pada 3–6 September 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Melalui booth “Discover, Awesome K-Food in Jakarta”, pengunjung diperkenalkan dengan berbagai produk pangan Korea yang tidak hanya mencakup makanan populer, tetapi juga produk yang memiliki peluang untuk dikembangkan di pasar Indonesia.
Produk yang ditampilkan dalam program tersebut terbagi dalam empat kategori utama, yakni K-Ginseng, K-Fruits, K-Snack, dan K-Halal. Kehadiran kategori tersebut menjadi bagian dari upaya memperlihatkan semakin luasnya pilihan produk K-Food yang dapat dinikmati konsumen Indonesia.
Pada hari kedua pameran, Jumat (4/9), awak media berkesempatan melakukan wawancara dengan Young Min, Event Organizer (EO) dari PT Dunia Marketing Buddy, didampingi Kelly Han, Chief of Marketing Buddy PT Dunia Marketing Buddy. Young Min menjelaskan, pihaknya bertugas mendukung kebutuhan operasional booth selama pameran berlangsung.
“Untuk booth ini, programnya diadakan oleh Kedutaan Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia, Ministry of Agriculture, Food and Rural Affairs Republik Korea, dan Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation. Dari Dunia Marketing Buddy sendiri kami hanya bergerak sebagai operational booth,” ujar Young Min.
Baca Juga: Potensi Transaksi Art Toys Indonesia di Korea Selatan Tembus Rp17 Miliar
Menurutnya, salah satu tujuan utama program tersebut adalah memperkenalkan produk pangan Korea yang berkualitas sekaligus membuka wawasan masyarakat Indonesia bahwa produk K-Food memiliki pilihan yang jauh lebih beragam dibandingkan produk yang selama ini telah populer.
“Di booth ini kami menampilkan empat kategori produk makanan Korea, yaitu K-Ginseng, K-Fruits, K-Snack, dan K-Halal. Tujuannya untuk mempromosikan dan memperkenalkan produk-produk Korea yang berkualitas serta memiliki potensi di pasar Indonesia,” katanya.
Salah satu kategori yang menjadi bagian dari promosi tersebut adalah K-Ginseng. Produk ginseng Korea yang diperkenalkan tidak hanya hadir dalam bentuk tradisional, tetapi juga telah dikembangkan menjadi produk yang lebih praktis dan sesuai dengan kebutuhan konsumen masa kini.
Beberapa di antaranya berupa ginseng berbentuk jelly, ginseng dalam bentuk chip, hingga minuman dengan kandungan ginseng.
Sementara itu, kategori K-Fruits memperkenalkan berbagai buah Korea yang sedang memasuki musimnya. Pengunjung dapat menemukan sejumlah jenis peach dan anggur Korea dengan karakter rasa dan tekstur yang berbeda.
“Kami juga membawa buah-buahan yang mungkin belum terlalu familiar bagi masyarakat Indonesia. Ada dua jenis peach, salah satunya nectarine yang memiliki karakter lebih keras, dengan cita rasa asam-manis,” jelas Young Min.
Baca Juga: Makanan MBG Dimasak Pagi, Baru Dikirim Jam 11, Zulhas: Petugas Lalai Dipecat
Promosi juga mencakup kategori K-Snack, yang menghadirkan beragam makanan ringan serta makanan populer Korea, mulai dari ramen, tteokbokki, hingga berbagai pilihan snack lainnya.
Kehadiran produk-produk tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman konsumen Indonesia mengenai produk pangan Korea. Pasalnya, pilihan K-Food yang diperkenalkan tidak hanya berfokus pada makanan yang telah populer melalui gelombang budaya Korea, tetapi juga mencakup produk dengan karakter dan segmen pasar yang lebih luas.
Di tengah besarnya pasar konsumen Muslim di Indonesia, aspek halal juga menjadi salah satu perhatian dalam promosi produk K-Food.
Melalui kategori K-Halal, program “Discover, Awesome K-Food in Jakarta” memperkenalkan sejumlah produk Korea yang menyasar pasar internasional dan telah mengantongi sertifikasi halal.
Menurut Young Min, kehadiran produk bersertifikasi halal menjadi penting untuk memberikan pilihan yang lebih luas bagi konsumen Indonesia sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam mengonsumsi produk pangan Korea.
“Untuk produk yang kami promosikan di Indonesia, kami juga menampilkan produk Korea yang menyasar pasar luar negeri dan sudah mendapatkan sertifikasi halal. Dengan begitu, masyarakat Indonesia dapat menikmati produk tersebut dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Selain menampilkan produk, booth tersebut juga menghadirkan sesi mencicipi makanan pada waktu tertentu. Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat mencoba secara langsung sejumlah produk Korea yang diperkenalkan.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada konsumen Indonesia terhadap produk-produk K-Food yang belum banyak dikenal.
“Harapannya, melalui booth ini masyarakat Indonesia bisa mengetahui bahwa produk Korea tidak hanya mie instan atau produk yang sudah populer. Masih banyak produk Korea lainnya yang berkualitas, enak, dan menarik untuk dicoba,” tuturnya.
Keikutsertaan K-Food dalam JIPREMIUM 2026 memperlihatkan upaya Korea Selatan untuk semakin memperluas pengenalan produk pangannya di Indonesia.
Indonesia dinilai menjadi pasar yang potensial bagi produk pangan Korea seiring meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap budaya dan produk asal Korea Selatan. Kondisi tersebut turut membuka peluang bagi produk K-Food untuk masuk ke segmen konsumen yang lebih luas.
Melalui program promosi yang melibatkan Kedutaan Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia, MAFRA, dan aT, produk pangan Korea diperkenalkan tidak hanya sebagai bagian dari popularitas budaya Korea, tetapi juga sebagai produk komersial yang memiliki peluang untuk dikembangkan di pasar Indonesia.
“Kami ingin menunjukkan bahwa di luar produk yang sudah dikenal masyarakat, masih banyak makanan dan produk Korea yang sangat berkualitas dan memiliki potensi untuk diterima pasar Indonesia,” pungkas Young Min.
Kehadiran “Discover, Awesome K-Food in Jakarta” di JIPREMIUM 2026 sekaligus menjadi ruang bagi konsumen Indonesia untuk mengenal lebih jauh diversifikasi produk pangan Korea, mulai dari ginseng, buah-buahan, makanan ringan hingga produk bersertifikasi halal.
Bagi Korea Selatan, promosi tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperluas pasar K-Food di Indonesia, sekaligus mempertemukan produk pangan Korea dengan konsumen dan pelaku usaha lokal.
Sementara itu, PT Dunia Marketing Buddy berperan dalam mendukung kelancaran operasional booth selama penyelenggaraan JIPREMIUM 2026.
JIPREMIUM 2026 sendiri menjadi ajang yang mempertemukan berbagai produk premium dari dalam maupun luar negeri, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan, memperkenalkan produk, dan menjajaki potensi kerja sama di pasar Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait: