Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Nggak Suka Makan Ikan? Ya Ampun Rugi Banget! Manfaat Kesehatannya Bisa Cegah...

Nggak Suka Makan Ikan? Ya Ampun Rugi Banget! Manfaat Kesehatannya Bisa Cegah... Kredit Foto: Republika
Warta Ekonomi -

Makan ikan beberapa kali dalam sepekan bisa meningkatkan kinerja otak. Penelitian baru menunjukkan bahwa ikan yang dikonsumsi dalam jumlah sedang bisa membantu mencegah penyakit pembuluh darah yang akhirnya dapat menyebabkan demensia.

"Penelitian sebelumnya, termasuk pekerjaan dari tim kami di Prancis dan lainnya di AS, melaporkan hubungan perlindungan makan ikan terhadap penurunan kognitif dan risiko demensia di kemudian hari," kata Penulis Utama studi, Aline Thomas, dilansir dari unitedpressinternational, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Hipertensi Bikin Ngeri! Ternyata Oh Ternyata... Ini 6 Cara Alami Bantu Turunkan Tekanan Darah

Penelitian menemukan bahwa di antara orang dewasa sehat berusia 65 tahun ke atas yang makan dua kali atau lebih porsi ikan per pekan dapat melindungi otak dari lesi vaskular sebelum tanda-tanda demensia. Namun, efek perlindungan hanya terlihat di antara manula yang lebih muda dari 75 tahun. 

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Neurology, dia dan rekan-rekannya dari Pusat Penelitian Kesehatan Penduduk Bordeaux di Bordeaux University, Prancis, melaporkan hasil pemindaian otak yang dilakukan di antara lebih dari 1.600 pria dan wanita di atas 65 tahun, dengan usia rata-rata 72 tahun. Tak satu pun dari peserta memiliki riwayat demensia, strok, atau penyakit jantung. 

Pemindaian diperiksa untuk tiga tanda penyakit vaskular. Pemindaian mengungkapkan bahwa lesi otak kecil muncul pada dua persen pasien, rongga otak muncul pada delapan persen pasien, dan penumpukan cairan di jaringan otak muncul pada enam persen pasie. Meskipun ketiganya dapat berkembang jauh sebelum tanda-tanda demensia yang jelas, semuanya dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia jangka panjang dan penurunan ketajaman mental secara keseluruhan.

Pada saat yang sama, peserta juga ditanya terkait diet yang diterapkan, dan berapa banyak ikan, termasuk salmon, tuna atau sarden, yang mereka konsumsi setiap pekan. Rata-rata, kelompok itu mengonsumsi ikan sekitar dua kali sepekan.

Baca Juga: Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan Mari Fokus ‘Bersahabat’ dengan Diabetes

Tim peneliti kemudian membandingkan perkembangan lesi otak, rongga, dan cairan dengan kebiasaan konsumsi ikan masing-masing peserta. Hasilnya, penyakit pembuluh darah yang dapat mempengaruhi aliran darah ke otak, disebutkan hanya 18 persen yang makan ikan empat kali sepekan, dan 23 persen manula di bawah 75 tahun yang mengonsumsi ikan tiga kali sepekan. 

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan