Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Menteri yang Bernafsu jadi Presiden, Pengamat: Harus Mundur Gak Bakal Fokus Urus Rakyat

Menteri yang Bernafsu jadi Presiden, Pengamat: Harus Mundur Gak Bakal Fokus Urus Rakyat Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat politik Jerry Massie meminta menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin nyapres segera mundur dari Kabinet Indonesia Maju.

Pasalnya, menurut Jerry, niat bertarung dalam Pilpres 2024 berpotensi membuat para pembantu Jokowi tidak fokus dalam bekerja.

"Menteri-menteri itu harus mundur agar tidak ada ketimpangan dalam kabinet Jokowi,” ujar Jerry dikutip GenPI.co, Sabtu (23/4).

Menurutnya, para menteri tidak akan berpikir dua kali untuk memilih antara bekerja atau berkampanye agar bisa mendapatkan popularitas dan elektabilitas demi pilpres.

“Fokus mereka pasti lebih berat ke pilpres daripada mengurus rakyatnya,” kata dia.

Ambisi untuk memenangkan pemilu, kata Jerry, akan menambah masalah para menteri dan memperburuk citra kabinet Jokowi.

“Mereka tidak akan maksimal dalam bekerja. Sebaiknya mundur saja kalau ingin fokus memenangkan pemilu. Pilih salah satu, pilpres atau bertahan di kabinet?” ucapnya.

Dia lantas memberikan beberapa contoh masalah yang akan timbul jika para menteri ingin nyapres. Salah satunya, yakni dugaan penggunaan fasilitas negara.

“Tudingan itu akan bermunculan. Bahkan, mungkin ada yang berpikir mereka akan menggunakan suara Aparatur Sipil Negara (ASN),” ucapnya.

Agar kredibilitas para menteri terjaga, menurut Jerry, menteri Jokowi harus mundur dari jabatannya agar mereka tidak bisa memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan pribadi.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel:

Video Pilihan