Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ini Beberapa Kebiasaan Makan Sehat yang Mengubah Hidup

Ini Beberapa Kebiasaan Makan Sehat yang Mengubah Hidup Kredit Foto: Sindonews
Warta Ekonomi -

Sebagian besar dari anda hanya mempertimbangkan jenis makanan yang Anda konsumsi ketika berpikir tentang makan sehat.  Anda sering mengabaikan fakta bahwa mengembangkan kebiasaan makan yang sehat adalah komponen kunci dari pola makan yang baik.  

Dilansir dari pinkvilla pada Ahad (3/7/2022), anda mungkin perlu mengubah beberapa rutinitas harian untuk mengkonsumsi lebih banyak makanan padat nutrisi. 

Mengembangkan kebiasaan ini dapat membantu Anda mencapai tujuan dan merasa lebih percaya diri tentang kebiasaan makan Anda.

Berikut Beberapa Kebiasaan makan sehat yang dapat mengubah hidup Anda yaitu :

1. Makan Secukupnya

Rahasia sukses adalah moderasi.  Untuk nutrisi dan kesehatan umum Anda, sangat penting untuk memberi diri Anda kebebasan untuk mengkonsumsi apapun yang Anda inginkan dalam jumlah yang wajar.

2. Kontrol Porsi 

Ukuran porsi mendorong moderasi dalam makan dan mencegah makan berlebihan.  Kalori ekstra yang Anda konsumsi dari jumlah yang lebih besar akan menipu Anda untuk makan lebih banyak, yang akan membuat Anda kembali. Gunakan piring yang lebih kecil.  Anda dapat sangat meningkatkan kontrol porsi Anda dengan pelapisan.  Piring yang lebih kecil dapat menipu otak Anda untuk percaya bahwa Anda makan lebih banyak, menurut penelitian, yang dapat membantu Anda menghindari makan berlebihan.

Memanfaatkan ukuran porsi yang tepat dengan mengukur.  Anda akan sepenuhnya menyadari nutrisi dan kalori yang Anda konsumsi dengan cara ini.  Cobalah untuk mematuhi ukuran porsi yang direkomendasikan.

 3. Dengarkan Tubuh 

Meskipun Anda mungkin tidak langsung merasa kenyang, Anda tidak boleh terus makan sampai Anda merasa tidak nyaman. Jangan makan karena bosan. Sebaliknya, makanlah saat Anda lapar.  Makan tanpa sadar saat anda tidak lapar menghasilkan asupan kalori yang terlalu tinggi dari makanan padat nutrisi yang lebih sedikit.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Boyke P. Siregar

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan