Anak Buah Megawati Dukung Pileg dengan Sistem Proporsional Tertutup: Kecurangan Bisa Ditekan!
Heboh wacana Pileg menggunakan sistem Proporsional tertutup, Hasto Kristiyanto PDIP menilai sistem pemilihan umum proporsional terbuka memiliki dampak buruk dibandingkan proporsional tertutup. Sistem proporsional terbuka akan menciptakan liberalisasi politik.
"Calon terpilih lebih digerakkan oleh paham individu yang mengedepankan popularitas diri dan sering tidak berkorelasi dengan kapasitas menjalankan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan," kata dalam konferensi pers refleksi akhir tahun 2022 dan harapan menuju 2023, melalui vitrual, Jumat (30/12/2022).
"Di sisi lain, menurut konstitusi, peserta pemilu legislatif adalah partai politik, bukan orang per orang," sambungnya.
Karena itu, dia menyebut sebagaimana keputungan Kongres V PDIP, bahwa sistem pemilu bisa dilakukan dengan proporsional tertutup. Terlebih mengingat Pemilu 2024, merupakan ajang parpol untuk saling berkontestasi.
Hasto juga menjelaskan, dengan proporsional tertutup justru akan mendorong kaderisasi di parpol dan mencegah terjadinya liberalisasi politik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Bayu Muhardianto
Tag Terkait:
Advertisement