Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Netizen Mengendus Ada yang Menunganggi Isu Boikot untuk Kepentingan Persaingan Usaha

Netizen Mengendus Ada yang Menunganggi Isu Boikot untuk Kepentingan Persaingan Usaha Kredit Foto: Unsplash/Solen Feyissa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Warga Net resah dengan adanya persaingan usaha tidak sehat yang ditujukan perusahaan tertentu di media sosial.

Apalagi, persaingan tersebut menunggangi isu boikot.

Muncul video potongan pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Ikhsan Abdullah terkait ajakan boikot produk tertentu. 

Padahal dalam wawancara lengkap, Ikhsan tidak terbukti mengajak untuk memboikot sebuah perusahaan tertentu.

Dalam video yang diunggah, akun TikTok Bangsaonline menuliskan bahwa narasi yang melibatkan wasekjen MUI itu telah ditampilkan secara tidak utuh. Warga kesal lantaran demi kepentingan bisnis, salah seorang kyai menjadi korban fitnah.

"Waduh sampe kiai aja dibuat hoaxnya. Parah nih kelakuannya siapa ya?" kata pemilik akun TikTok Bangsaonline dalam keterangan unggahannya.

"Ini kayaknya kerjaan produsen galon sekali pakai? kompetitor ini maah," timpal pemilik akun @Junea'sBestie.

Netizen lain pun menduga bahwa ada isu boikot ditunggangi. Hal tersebut terbukti dengan beredarnya video hoaks ulama Ikhsan Abdullah.  

Warga menilai bahwa pernyataan dan sosok Ikhsan Abdullah telah dimanfaatkan untuk persaingan usaha yang tidak sehat untuk menjatuhkan satu produk tertentu.

Akun @bunga kesal lantaran ada pembohongan publik yang dilakukan pihak tertentu.

 "Kalo gini kayaknya ada persaingan usaha nih," sambung akun @usvrha.

 "Udah jelas banget ini mah hajaran sebelah," kata akun @ayna.annisya

Baca Juga: Satgas Pangan Pantau Stok-Harga Sembako di Pasar Kreneng Denpasar

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: