Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Garap bisnis ‘clean beauty retail’ di Indonesia, Venture Builder East Scandi Group luncurkan Glassy

Garap bisnis ‘clean beauty retail’ di Indonesia, Venture Builder East Scandi Group luncurkan Glassy Kredit Foto: Shutterstock
Warta Ekonomi, Jakarta -

Setelah menggeluti sektor bisnis hospitality dan properti, perusahaan venture builder East Scandi Group melakukan gebrakan baru dengan mengembangkan sayap di sektor kecantikan dengan meluncurkan Glassy, lini bisnis terbaru berwujud beauty retail dan spa business pada 1 Desember 2023 dengan lokasi outlet pertama di Jakarta Selatan.

Glassy adalah manifestasi dari kejelian East Scandi Group dalam melihat tren dan peluang di sektor kecantikan domestik dan global, dengan mengedepankan pendekatan clean beauty, sebuah praktik bisnis kecantikan yang bertanggung jawab terhadap kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.

Data dari Statista menunjukkan pada tahun 2021 nilai pangsa pasar global untuk sektor clean beauty dunia tercatat mencapai USD 6 Miliar. Nilai tersebut diperkirakan akan tumbuh hingga USD 15.3 Miliar pada tahun 2028. Sementara itu, CAGR untuk periode 2023 – 2028 diperkirakan mencapai 12%.

Tren positif ini juga juga terjadi pada industri dalam negeri. Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020 menunjukkan bahwa industri kosmetik mengalami peningkatan sebesar 5,59%. Pertumbuhan pengguna produk kecantikan bahkan naik sebesar 7% pada 2021.

Baca Juga: Gandeng AC Ventures, Startup Supermom Ekspansi dan Buka Peluang Kerja bagi para Ibu di Indonesia

"Peluang dunia kecantikan sudah tidak perlu diragukan lagi sebagai salah satu sektor dengan resiliensi konsumen tertinggi selama pandemic COVID-19 maupun pasca-pandemi. Melalui Glassy, kami ingin mengembangkan area retail sebagai titik pertemuan brand bisnis kecantikan yang mengeksplorasi biotech untuk pendekatan pengembangan produk, dimana aspek ingredients discovery dan keberlanjutan menjadi prioritas untuk konsumsi khalayak luas. Bagi kami, hal ini sudah sepatutnya menjadi masa depan dari konsumsi produk dan jasa kecantikan. Affordable clean beauty,” ujar Ayunda Afifa, Co-Founder East Scandi Group.

Dengan tren positif dari sisi pasar, yang menunjukkan resiliensi tinggi terhadap inflasi dan kemampuan mempertahankan daya beli yang konstan, Glassy akan bekerjasama dengan pemangku kepentingan di berbagai lokasi di Indonesia untuk menjadi destinasi berbagi informasi terkait pentingnya kandungan komposisi di dalam produk kecantikan secara jangka panjang dengan aspek pemilihan lokasi sedekat mungkin ke hunian masyarakat.

Baca Juga: Perkuat Pertumbuhan Ekosistem Kendaraan Listrik, Twin Towers Ventures dan Rigel Capital Guyur Investasi ke Volta

Glassy ingin mengedukasi publik bahwa mengkonsumsi produk kecantikan tidak sama dengan menanggung akibat kesehatan di masa depan. Pilihan produk dan brand yang terafiliasi dengan Glassy didasarkan pada pendekatan Glassy Manifesto, yaitu bebas kandungan kimia berbahaya dan menyuarakan pesan positif sebagai brand kecantikan.

Setelah pembukaan resmi lokasi pertama di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Glassy akan hadir di Bandung dan Yogyakarta serta menggandeng beberapa produk brand pilihan ke pasar Uni Eropa melalui Belgia dan Belanda. Yang cukup berbeda dengan pelaku bisnis serupa, Glassy memiliki komitmen khusus untuk menggandeng organisasi pengembangan karir rekan-rekan berkebutuhan khusus untuk bergabung menjadi Glassy Guard (Tim Glassy). Misi Glassy sebagai bisnis adalah tumbuh dan mengepakkan sayap brand lokal serta penyediaan lapangan kerja bagi pemuda-pemudi Indonesia tanpa diskriminasi.

Baca Juga: Erick Thohir Bakal Kembali Laporkan Dua Dapen yang Dikelola BUMN ke Kejagung

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Advertisement

Bagikan Artikel: