Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

PDIP Masih Perkasa Menurut Survei Terbaru, Ini Buktinya!

PDIP Masih Perkasa Menurut Survei Terbaru, Ini Buktinya! Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih terus perkasa di posisi pertama elektabilitas partai politik di Pemilu 2024 berdasarkan survei terbaru yang dikeluarkan Indikator Politik Indonesia.

Dalam survei terbaru Indikator ini, PDIP memeroleh 23,5 persen suara diikuti Gerindra dengan 16,9 persen, Golkar 10.8%, PKB 7.8%.

Posisi berikutnya ada Nasdem 6.3%, Demokrat 6%, PKS 5.5%, PAN 4.4%, PPP 2.6%, PSI 1.6% dan Perindo 1.2%.

“Partai lain lebih rendah dan sekitar 11.6% belum memilih partai,” demikian bunyi rilis Indikator, dikutip Sabtu (10/12/23).

Baca Juga: PDIP Heran Prabowo Subianto-Gibran bin Jokowi Dinilai Paslon Paling Berpengalaman: Kok Baru 2 Tahun Jadi Wali Kota Disebut Berpengalaman...

Sebagai catatan, meski masih kuat di posisi pertama, elektabilitas PDIP jika dibandingkan dengan survei-survei yang indikator lakukan sebelum-sebelumnya, maka menunjukkan adanya tren penurunan.

Tercatat pada 18-21 Oktober 2023, PDIP memeroleh 24,8 persen suara dan kini di survei terbaru memeroleh 23,5 persen.

Untuk diketahui, survei indikator yang dilakukan tatap muka secara nasional yang dilakukan pada 23 November-1 Desember 2023 menggunakan penarikan sampel metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 1200 orang yang berasal dari seluruh Provinsi yang terdistribusi secara proporsional, kemudian dilakukan oversample di 15 Provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, NTT, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan Papua. Sehingga total sample sebanyak 5.380 responden.

Baca Juga: Nggak Cuma Pas Nyapres, Ternyata Anies Baswedan Sudah Lama Suarakan Pemiskinan Koruptor!

Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel basis 1200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: