AI dan Geopolitik Membayangi, Begini Nasib Harga Bitcoin Hari Ini (25/2)
Kredit Foto: Unsplash/Kanchanara
Pernyataan Majid Takht-Ravanchi membantu menurunkan spekulasi pasar terkait potensi serangan militer dalam waktu dekat, yang sebelumnya sempat memicu aksi jual pada aset-aset berisiko, termasuk bitcoin.
Baca Juga: Bitcoin (BTC) Dinilai Sangat Tak Berguna: Tidak Punya Manfaat Nyata Seperti AI
Meski demikian, pelaku pasar masih bersikap waspada. Volatilitas dinilai tetap tinggi seiring investor global terus mencermati perkembangan teknologi akal imitasi, arah kebijakan moneter serta dinamika geopolitik yang belum sepenuhnya mereda di Timur Tengah.
Baca Juga: Khamenei Pusing, Iran Dihadapkan Protes Mahasiswa Hingga Ancaman Serangan Amerika Serikat (AS)
Bagi Indonesia, pergerakan bitcoin saat ini mencerminkan fase konsolidasi yang rentan terhadap sentimen eksternal sehingga manajemen risiko tetap menjadi faktor kunci dalam menyikapi fluktuasi pasar kripto.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: