Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Serapan Domestik Minim, AETI Soroti Tantangan Pasar Hilirisasi Timah

Serapan Domestik Minim, AETI Soroti Tantangan Pasar Hilirisasi Timah Kredit Foto: Taufan Sukma
Warta Ekonomi, Jakarta -

Struktur hilirisasi timah nasional dinilai masih menyisakan tantangan mendasar. Di tengah besarnya kapasitas produksi dan reputasi global yang kuat, daya serap pasar domestik justru masih sangat terbatas.

Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) mencatat konsumsi timah di dalam negeri baru berada di kisaran 5% hingga 7% dari total produksi nasional. Artinya, sebagian besar produksi timah Indonesia masih bergantung pada pasar ekspor.

Ketua Umum AETI Harwendro Adityo Dewanto menilai kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar dalam agenda hilirisasi mineral nasional.

Baca Juga: Genjot Hilirisasi, Pengusaha Bakal Bentuk Asosiasi Hilirisasi Timah

Menurutnya, pelaku industri sebenarnya telah menjalankan proses peningkatan nilai tambah hingga tahap batangan (ingot). Namun, ketika masuk ke pengolahan lanjutan menjadi produk turunan seperti tin solder maupun tin chemical, insentif keekonomiannya dinilai belum cukup menarik.

“Itu (peningkatan nilai tambahnya) cuma satu, 1 sampai 2 persen, sedikit. Makanya, dari situ kan kurang menarik bagi pelaku industri dan pelakunya enggak sampai 10, di bawah 10 perusahaan,” ungkap Harwendro kepada Warta Ekonomi, Kamis (26/2/2026).

Kecilnya tambahan margin tersebut membuat industri turunan timah belum berkembang secara signifikan. Jumlah pelaku usaha di segmen ini pun masih sangat terbatas.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: