Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Beras Khusus dari AS Masuk Indonesia, Zulhas: Harganya Rp100 Ribu per Kilo

Beras Khusus dari AS Masuk Indonesia, Zulhas: Harganya Rp100 Ribu per Kilo Kredit Foto: Antara/Moch Asim

Zulkifli kembali menegaskan Indonesia tidak mengimpor beras medium maupun beras reguler dari Amerika Serikat. Ia menyebut produksi dalam negeri saat ini berada dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pernyataan itu sekaligus merespons kekhawatiran publik soal ketahanan pangan nasional. Pemerintah ingin menegaskan bahwa kebijakan ini tidak bertentangan dengan komitmen swasembada.

Rencana impor tersebut merupakan bagian dari kesepakatan dagang tarif imbal balik antara Indonesia dan Amerika Serikat. Dalam dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART), Indonesia disebut akan mengimpor komoditas pertanian senilai 4,5 miliar dolar AS.

Salah satu komoditas yang tercantum dalam kesepakatan itu adalah beras dengan total 1.000 ton per tahun. Jenisnya meliputi gabah, beras lepas kulit, beras putih, hingga beras pecah atau menir.

Skema tersebut lebih mencerminkan komitmen perdagangan bilateral ketimbang kebutuhan mendesak dalam negeri. Volume 1.000 ton per tahun terbilang sangat kecil dibandingkan konsumsi beras nasional yang mencapai jutaan ton.

Baca Juga: Ramai Soal Impor Beras 1000 Ton dari AS, Zulhas: Bukan Konsumsi Umum

Pemerintah menilai kebijakan ini tetap berada dalam koridor kepentingan nasional. Impor beras khusus disebut tidak akan beredar luas di pasar tradisional maupun ritel umum.

Kebijakan tersebut diposisikan sebagai bagian dari kerja sama dagang strategis, bukan langkah darurat pangan. Pemerintah memastikan kebutuhan konsumsi harian masyarakat tetap mengandalkan produksi dalam negeri.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: