Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat stok cadangan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG nasional yang dikelola Pertamina, masih berada dalam kondisi cukup.
Data per 9 Maret 2026 menunjukkan ketahanan stok BBM berada pada kisaran 16 hingga 44 hari, sedangkan LPG sekitar 11 hari.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, pembahasan mengenai cadangan energi nasional yang berada di kisaran 20–25 hari bukan merupakan kondisi baru.
“Seakan-akan ini baru terjadi saat ini 20 hari ini, padahal ini sejak sekian tahun yang lalu kondisinya memang cadangan kita ya seperti itu, jumlahnya 20 hari, 25 hari,” ungkap Laode dalam diskusi Aspebindo, Rabu (11/3/2026).
Berdasarkan laporan stok nasional Pertamina per 9 Maret 2026, ketahanan stok BBM tercatat antara lain Pertalite (RON 90) sekitar 25 hari, Pertamax (RON 92) 26,56 hari, dan Pertamax Turbo (RON 98) 23,26 hari.
Sementara, stok Solar (CN 48) tercatat 16,28 hari, Pertamina Dex (CN 53) mencapai 44,43 hari, serta Avtur sekitar 38,42 hari.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus