Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pemerintah Dorong Startup Indonesia Ekspansi ke Pasar Global Lewat UK Landing Pad

Pemerintah Dorong Startup Indonesia Ekspansi ke Pasar Global Lewat UK Landing Pad Kredit Foto: Komdigi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi perusahaan rintisan (startup) lokal menembus pasar internasional, melalui kolaborasi strategis dengan Inggris lewat program UK Landing Pad.

Program ini dirancang untuk membantu perusahaan startup Indonesia memperluas jangkauan bisnisnya secara global dengan dukungan jejaring, mentor, dan ekosistem inovasi kelas dunia.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan, Indonesia saat ini memiliki posisi penting dalam perkembangan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.

Menurutnya, potensi tersebut perlu dimanfaatkan, untuk mendorong lahirnya inovasi lokal yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Meski demikian, ia mengakui banyak startup Indonesia masih menghadapi berbagai kendala ketika ingin melakukan ekspansi ke luar negeri.

Tantangan tersebut antara lain perbedaan regulasi, hambatan budaya, serta keterbatasan jaringan bisnis di pasar global.

"Bagi banyak startup kita, perjalanan melampaui batas negara terhalang oleh 'langit-langit kaca.'"

"Kami menyambut baik pendirian UK Landing Pad yang dirancang khusus untuk menembus batas tersebut," ujarnya, dalam acara peluncuran program UK Landing Pad di Jakarta Selatan, Selasa (10/03/2026).

Melalui program UK Landing Pad, startup Indonesia akan memperoleh jalur yang lebih terstruktur untuk memasuki pasar Inggris Raya.

Program ini memberikan akses pada jaringan profesional, mentor, serta pakar industri, yang dapat membantu perusahaan rintisan mempercepat proses ekspansi global.

Kemitraan antara Indonesia dan Inggris ini juga dibangun atas kesamaan visi dalam memanfaatkan inovasi digital, sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Inggris dan Indonesia menjalin kemitraan berdasarkan visi bersama, inovasi digital harus melayani masyarakat, serta mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif," tuturnya.

Nezar juga mengingatkan para pendiri startup, ekspansi ke pasar global bukanlah proses yang mudah.

Diperlukan ketahanan, kemampuan beradaptasi, serta visi jangka panjang agar perusahaan rintisan Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional.

Baca Juga: Adopsi AI Indonesia Capai 92 Persen tapi Minim Produktivitas, Startup Didorong Tumbuh

"Anda tidak hanya membangun sebuah perusahaan, Anda adalah duta bakat dan kecerdasan Indonesia."

"Mari kita mulai perjalanan ini menuju masa depan, di mana inovasi Indonesia dikenal dan dihormati di setiap sudut dunia," ucapnya. (*)

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus