Kredit Foto: Antara/Nova Wahyudi
Sementara, bagi masyarakat Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, tambahan pasokan listrik dari PLTS hibah ini akan memperkuat suplai listrik, yang saat ini hanya ditopang oleh PLTS milik PLN berkapasitas 50 kilowatt peak (kWp).
Sebelumnya, desa tersebut sempat dilayani oleh dua unit PLTD milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dengan total kapasitas 600 kilovolt ampere (kVA), namun saat ini pembangkit tersebut tidak lagi beroperasi.
Secara teknis, proyek ini mencakup pembangunan dua unit PLTS dengan kapasitas masing-masing 1 MWp. yang dilengkapi BESS berkapasitas 4 MWh.
Instalasi tersebut diproyeksikan mampu menyuplai listrik kepada masyarakat selama 24 jam penuh, sekaligus menghemat penggunaan bahan bakar minyak hingga sekitar 1,1 juta liter per tahun.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam mempercepat program dedieselisasi, sekaligus memperluas pemanfaatan energi baru terbarukan di Indonesia.
"Terima kasih kepada Danantara Indonesia, dalam hal ini Bapak Rosan atas inisiatif yang mendorong lahirnya kolaborasi ini."
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: