Kredit Foto: PT Timah Tbk
Menurutnya, penertiban dilakukan secara bertahap, karena aktivitas tambang berkaitan langsung dengan mata pencaharian masyarakat.
Oleh karena itu, perusahaan mengedepankan pendekatan koperasi sebagai solusi.
"Kami sepakat untuk tahun 2025 memulai kegiatan menggunakan penertiban dan koperasi."
"Kami sudah mempunyai tujuh koperasi yang mulai bekerja bersama PT Timah dan hasilnya cukup bagus," ujar Restu.
Perseroan menargetkan pembentukan hingga 100 koperasi pada 2026, untuk memperkuat produksi sekaligus memperbaiki tata kelola pertambangan rakyat.
Restu menyebut produksi PT Timah sepanjang 2025 mencapai 18 ribu ton, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement