Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
"Dalam posisi geopolitik yang tidak menentu, kita tidak bisa mengharapkan hanya satu negara."
"Jadi harus ada diversifikasi."
"Dengan langkah ini, pasokan crude kita akan semakin membaik," jelasnya.
Ia menambahkan, kerja sama ini merupakan wujud nyata dari prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif, serta ekonomi bebas aktif.
"Indonesia mau berkawan dengan semuanya."
"Ini adalah konsekuensi sebagai negara independen yang mengutamakan kepentingan nasional," tambah Bahlil.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Advertisement