- Home
- /
- Government
- /
- Government
Rupiah Tembus Rp18.000, Pemerintah Siapkan Subsidi Kedelai Sebesar Rp2.000 Per Kilogram
Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
Pemerintah terus mencari solusi terbaik untuk menjaga keberlangsungan industri tahu dan tempe nasional. Langkah tersebut diambil di tengah tekanan lonjakan harga komoditas kedelai impor akibat pelemahan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS dilaporkan telah menembus angka Rp18.000. Kondisi eksternal ini memicu keputusan pemberian subsidi kedelai untuk menahan dampak kenaikan biaya bahan baku.
"Kami sudah memutuskan rapat di sini, kedelai yang hampir 100 persen impor itu tentu akan terkait harganya," tutur Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan usai memimpin Rakortas di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Melalui koordinasi tersebut, pemerintah menyepakati pemberian dana subsidi sebesar Rp2.000 per kilogram.
Alokasi bantuan dana ini akan disiapkan untuk kuota sebanyak 250.000 ton pada tahap pertama. Pihak kementerian mengonfirmasi bahwa proses penyaluran nantinya akan dilakukan melalui Perum Bulog.
Pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS diakui memengaruhi harga jual kedelai di dalam negeri secara signifikan. Hal ini terjadi karena pemenuhan kebutuhan bahan baku tersebut hampir seluruhnya masih bergantung pada skema impor.
"Kan dolar Rp 16.5000 jadi Rp 18.000 sekarang, sebetulnya enggak naik sampai Rp 2.000," ucap Zulkifli menambahkan keterangan. Besaran subsidi yang diberikan dinilai sudah cukup untuk menjaga stabilitas pasokan bagi para pengrajin.
Zulkifli menjelaskan keputusan strategis tersebut kini telah dilaporkan secara langsung kepada Presiden. Langkah selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui koordinasi intensif dengan kementerian teknis terkait.
Pihak kementerian akan segera membuat surat resmi ke Menteri Perekonomian bersama dengan Kementerian Keuangan. Surat tersebut diperlukan guna membahas pemenuhan aspek administratif program intervensi pasar ini.
Baca Juga: Purbaya Ungkap Subsidi dan Kompensasi Energi Tembus Rp203,7 Triliun per Mei 2026, Naik 208,2%
Pemerintah memperkirakan total kebutuhan anggaran untuk menjalankan program jaring pengaman ini mencapai Rp500 miliar. Anggaran jumbo tersebut dikalkulasikan dari nilai subsidi per kilogram dikalikan dengan total volume komoditas.
Kebijakan subsidi kedelai ini dilaporkan belum dapat langsung dijalankan dalam waktu dekat. Aparat pemerintahan masih harus menyelesaikan seluruh rangkaian proses administrasi serta mekanisme penganggaran resmi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy