KrediOne Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Digital dalam Seminar Nasional Universitas Jambi
Kredit Foto: Istimewa
Menurutnya, literasi keuangan yang kuat merupakan benteng penting bagi masyarakat untuk terhindar dari berbagai aktivitas keuangan ilegal yang semakin memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Pemahaman yang baik mengenai layanan keuangan yang legal dan berizin OJK akan membantu masyarakat mengenali serta menghindari risiko pinjaman online ilegal, penipuan digital, investasi ilegal, maupun praktik judi online yang dapat berdampak negative terhadap kondisi keuangan dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi, Rio Yusri Maulana, S.IP., M.I.Pol., Ph.D., menilai kolaborasi antara perguruan tinggi, regulator, dan industri merupakan langkah strategis dalam membekali generasi muda menghadapi dinamika ekonomi digital yang terus berkembang. Menurutnya, kehadiran regulator dan pelaku industry dalam lingkungan akademik dapat melengkapi pembelajaran di ruang kelas sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan ekonomi dan keuangan digital.
"Dengan seminar nasional ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami secara langsung bagaimana industri fintech berkontribusi dalam memperluas inklusi keuangan dan mendorong transformasi digital di Indonesia. Kehadiran regulator dan pelaku industry memberikan perspektif yang lebih luas dalam melengkapi pembelajaran akademik sehingga mahasiswa dapat memahami tantangan maupun peluang yang ada secara lebih komprehensif, sekaligus meningkatkan kesadaran untuk menggunakan layanan keuangan digital secara bijak serta menghindari berbagai risiko seperti pinjaman online ilegal maupun judi online," ujar Rio.
Melalui kegiatan ini, KrediOne menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan digital melalui kolaborasi dengan regulator, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital, meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, serta mendorong terciptanya ekosistem ekonomi digital Indonesia yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Redaksi
Tag Terkait: