Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Industri Komponen Tertekan, TMMIN Minta Arah Kebijakan Otomotif Lebih Jelas

Industri Komponen Tertekan, TMMIN Minta Arah Kebijakan Otomotif Lebih Jelas Kredit Foto: WE

Persaingan Investasi di ASEAN

Lebih lanjut, Bob mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan otomotif multinasional saat ini tengah mengevaluasi strategi bisnis dan peta industri otomotif beberapa tahun mendatang, termasuk efisiensi operasional di kawasan Asia Tenggara.

Dalam proses evaluasi tersebut, daya saing industri, kelengkapan ekosistem manufaktur, serta konsistensi kebijakan pemerintah menjadi faktor utama yang dipertimbangkan investor.

Ia menyebut Vietnam mulai menarik perhatian investor berkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berbagai insentif yang ditawarkan pemerintah setempat. Namun demikian, Indonesia masih memiliki keunggulan yang sulit ditandingi negara lain di kawasan, yakni besarnya pasar otomotif domestik.

Saat ini, penjualan mobil nasional mendekati satu juta unit per tahun, sementara ekspor kendaraan utuh mencapai sekitar 500 ribu unit per tahun.

Baca Juga: Ekspor Komponen Otomotif RI Tembus 25,7 Juta Unit, Lima Kali Lipat Impor

“Sejauh ini kita diuntungkan karena market kita yang lumayan besar. Jadi sebenarnya industri otomotif itu industri yang besar dan punya resilience yang cukup baik. Yang sekarang sedang dievaluasi adalah bagaimana prospeknya ke depan,” ujar Bob.

Ia menambahkan, kawasan Asia Tenggara kini telah berkembang menjadi salah satu basis produksi dunia, tidak hanya untuk industri otomotif, tetapi juga sektor elektronik dan berbagai industri manufaktur lainnya. Kondisi ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk terus memperkuat posisinya sebagai pusat produksi dan ekspor di kawasan.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman