Kunjungan PM Takaichi ke India: Dari Kereta Cepat ke Politik Kekuatan
Oleh: Mahendra Siregar, Ekonom dan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (2018-2019)
Kredit Foto: Istimewa
Keamanan Ekonomi sebagai Pilar Baru
Deklarasi Keamanan Ekonomi adalah dokumen paling penting dari KTT ini. Lima sektor prioritasnya — semikonduktor, mineral kritis, ICT, energi bersih, dan farmasi — menunjukkan bahwa Jepang dan India tidak lagi memisahkan ekonomi dari keamanan.
Dalam semikonduktor dan teknologi maju, fokusnya adalah diversifikasi rantai pasok dan pengurangan ketergantungan strategis pada satu sumber. Bagi Jepang, India memberi ruang tambahan di luar China. Bagi India, Jepang memberi akses pada modal, keahlian, dan jaringan industri untuk naik kelas dalam manufaktur teknologi tinggi.
Dalam AI, kedua pihak mengadopsi Joint Statement on AI Cooperation dan menyelenggarakan India-Japan AI Strategic Dialogue. Ini penting karena AI sudah menjadi fondasi daya saing industri, keamanan siber, pertahanan, layanan publik, dan produktivitas nasional.
Mineral kritis juga strategis karena menjadi fondasi baterai, kendaraan listrik, chip, dan teknologi pertahanan. Negara yang memiliki akses aman terhadap mineral kritis akan memiliki posisi tawar lebih kuat.
Pertahanan: Terbatas, Tapi Mulai Berubah
Kesepakatan UNICORN menjadi simbol penting. UNICORN — singkatan dari Unified Complex Radio Antenna — adalah sistem antena radio terintegrasi untuk kapal perang, yang menggabungkan berbagai antena komunikasi ke dalam satu struktur tertutup, menggantikan susunan antena terbuka yang selama ini terpasang terpisah di tiang kapal. Kerjasama ini juga terkait dengan peninjauan Jepang atas Tiga Prinsip Transfer Peralatan dan Teknologi Pertahanan, yang selama ini membatasi ekspor pertahanan Jepang.
Baca Juga: Jepang Pakai AI untuk Ketahui Kapan Pohon Akan Tumbang
Namun satu proyek tidak otomatis mengubah hubungan Jepang-India menjadi aliansi militer. India tetap tidak akan menerima komitmen pertahanan kolektif. Tidak ada payung saling membela. Bahkan Quad pun tetap berhati-hati agar tidak tampil sebagai aliansi militer formal.
Meski begitu, perubahan kecil ini tetap berarti. Selama ini pertahanan berada agak di pinggir hubungan Jepang-India. Kini pertahanan mulai bergerak lebih dekat ke pusat hubungan, sebagai bagian dari ekosistem keamanan ekonomi dan teknologi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: