Kredit Foto: Antara/Dedhez Anggara
Direktur Jenderal IKMA Kemenperin Reni Yanita mengatakan, pemerintah secara rutin menjalankan berbagai program untuk memperkuat ekosistem IKM batik, mulai dari perlindungan produk hingga peningkatan daya saing.
Salah satunya melalui fasilitasi sertifikasi Batikmark, yaitu tanda pengenal resmi batik buatan Indonesia yang diberikan kepada pelaku IKM setelah memenuhi persyaratan tertentu.
"Dengan Batikmark, produk IKM binaan memiliki bukti otentikasi yang jelas sehingga konsumen dapat mengenali keasliannya dan perajin memperoleh perlindungan serta nilai tambah yang semestinya," kata Reni.
Selain Batikmark, Ditjen IKMA juga menyelenggarakan bimbingan teknis untuk meningkatkan efisiensi produksi, mulai dari proses desain, pewarnaan hingga finishing, sehingga produktivitas dan kualitas produk batik dapat terus meningkat dengan biaya produksi yang lebih kompetitif.
Program lain yang turut diperkuat adalah pengembangan Indikasi Geografis sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap batik yang memiliki karakteristik khas sesuai daerah asalnya. Melalui skema tersebut, batik daerah diharapkan memperoleh pengakuan yang lebih kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Berbagai dukungan lain juga terus diberikan kepada pelaku IKM batik, seperti fasilitasi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) self declare, program restrukturisasi mesin dan peralatan produksi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga perluasan akses pembiayaan dan pasar.
Baca Juga: Dari Mesin Batik hingga Drone, Indonesia Pamer Kekuatan Manufaktur di Rusia
Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Kemenperin Budi Setiawan menambahkan, pihaknya terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk asosiasi perajin, dalam mendampingi pelaku IKM batik dan membuka akses pasar melalui berbagai pameran.
Ia berharap Pagelaran Seni Batik Indonesia Puspa Nuswantara 2026 dapat memperluas pasar batik nasional sekaligus semakin mendekatkan masyarakat dengan kekayaan wastra Nusantara.
"Semoga kegiatan ini semakin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap batik sekaligus mendorong kemajuan industri batik nasional," ujar Budi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman