Ekspor Sawit dari Pangkalan Bun Sumbang Bea Keluar Rp882 Miliar hingga Juli 2026
Kredit Foto: Uswah Hasanah
Bea Cukai Pangkalan Bun mencatat kinerja ekspor komoditas sawit yang signifikan hingga Juli 2026. Kantor tersebut telah melayani 157 dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) dengan total bea keluar mencapai Rp882,37 miliar. Sementara itu, dana sawit yang berhasil dihimpun tercatat sebesar Rp861,58 miliar.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Selatan (Kalbagsel), Muhtadi, mengatakan capaian tersebut mencerminkan besarnya kontribusi ekspor komoditas kelapa sawit terhadap perdagangan internasional sekaligus menjadi sumber penerimaan negara dari sektor ekspor.
"Capaian ini mencerminkan besarnya kontribusi ekspor komoditas sawit terhadap perdagangan internasional sekaligus penerimaan negara," katanya kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).
Muhtadi, mengatakan industri kelapa sawit beserta produk turunannya masih menjadi salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam perekonomian nasional. Karena itu, Bea Cukai terus berupaya memperkuat pelayanan kepabeanan dan pengawasan guna mendukung kelancaran aktivitas ekspor.
"Bea Cukai akan terus membangun sinergi dengan pelaku usaha melalui pelayanan kepabeanan yang profesional dan pengawasan yang optimal, sehingga mampu mendukung kelancaran kegiatan usaha sekaligus memberikan kepastian bagi pelaku usaha," ujar Muhtadi.
Baca Juga: BPDP Kantongi Rp22,7 Triliun dari Pungutan Ekspor Sawit, Dipakai untuk Apa Saja?
Baca Juga: Petani Sawit Bisa Dapat Hibah hingga Rp240 Juta untuk Peremajaan Kebun, Ini Syaratnya
Ke depan, Bea Cukai berkomitmen memperkuat sinergi dengan pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan agar pemanfaatan fasilitas kawasan berikat semakin optimal, transparan, dan akuntabel.
Melalui pemberian fasilitas kepabeanan yang tepat sasaran, pelayanan yang profesional, serta pengawasan yang efektif, Bea Cukai menargetkan peningkatan ekspor, penguatan hilirisasi industri nasional, peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar global, sekaligus mendorong investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: