- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
IHSG Diperkirakan Bergerak Datar, Didorong Sentimen Inflasi AS dan Harga Minyak
Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan cenderung bergerak terbatas (konsolidasi) pada perdagangan Rabu (15/7/2026), setelah sehari sebelumnya menguat 1,68 poin ke level 6.039,5.
Dalam risetnya, Phintraco Sekuritas menilai pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen global, terutama rilis data Producer Price Index (PPI) Amerika Serikat periode Juni 2026.
Inflasi tingkat produsen diperkirakan melambat menjadi 6,2% secara tahunan atau year-on-year (YoY) dari 6,5% YoY pada Mei 2026, seiring mulai meredanya harga minyak dunia pada periode tersebut.
Namun, Phintraco mengingatkan bahwa meningkatnya kembali ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran telah mendorong harga minyak dunia kembali naik. Kondisi ini berpotensi meningkatkan biaya produksi dan menahan laju penurunan inflasi global.
"Dari sisi teknikal, histogram MACD masih menunjukkan sinyal positif. Namun, indikator Stochastic RSI telah berada di area overbought, sehingga IHSG berpotensi bergerak konsolidatif pada kisaran 5.950-6.125," tulis Phintraco Sekuritas.
Baca Juga: IHSG Dibuka Hijau, Sentimen Global dan Domestik Topang Penguatan
Baca Juga: IHSG Dibuka Hijau di Level 6.057, Sentimen Positif S&P Tahan Tekanan Global
Sedangkan riset dari MNC Sekuritas menilai peluang penguatan IHSG masih terbuka. Secara teknikal, indeks diperkirakan berpotensi menguji area 6.137 hingga 6.254, dengan level koreksi terdekat berada di kisaran 5.974-6.020.
Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang layak dicermati, yakni CDIA, RAJA, SMDR, dan WIFI.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dwi Aditya Putra