- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Pertamina EP Adera Field Temukan 'Harta Karun' Minyak 3.442 BOPD di Awal 2026
Kredit Foto: PT Pertamina EP
PT Pertamina EP (PEP) Adera Field mengawali tahun 2026 dengan catatan positif melalui penemuan sumur minyak baru ABB-143 (U1). Berdasarkan hasil uji alir awal, sumur ini tercatat memiliki potensi aliran minyak mencapai 3.442 barel per hari (barrels of oil per day/BOPD).
Angka tersebut diperoleh melalui pengujian stabil selama dua jam pada akhir Desember 2025 untuk mengukur kemampuan maksimum (deliverability) sumur dalam mengalirkan minyak secara alami.
General Manager Pertamina EP Zona 4 Djudjuwanto mengungkapkan, sumur tersebut diproyeksikan memberikan tambahan produksi harian yang signifikan.
“Sumur ABB-143 (U1) diharapkan dapat memberikan tambahan produksi harian sekitar 458 barel minyak per hari pada kondisi operasi tertentu, dengan estimasi total potensi perolehan minyak atau Estimated Ultimate Recovery (EUR) sekitar 750 ribu barel minyak,” ujar Djudjuwanto dalam keterangan resmi, Senin (5/1/2026).
Baca Juga: Pasokan Akan Terguncang, Harga Minyak Naik Usai Penangkapan Presiden Venezuela
Penemuan ini bukan sekadar keberuntungan. Djudjuwanto menjelaskan, keberhasilan sumur ABB-143 merupakan hasil integrasi data seismik 3D Abab yang diakuisisi pada 2023.
Tim Geologi, Geofisika, Reservoir, dan Produksi (GGRP) PEP Adera Field menggunakan pendekatan baru dalam memetakan sebaran lapisan reservoir.
Baca Juga: Venezuela Bergejolak, OPEC+ Pilih Tahan Produksi Minyak
“Melalui analisis data seismik yang lebih detail, tim dapat memetakan arah dan sebaran lapisan reservoir dengan lebih akurat. Dengan begitu, peluang keberhasilan pengeboran semakin besar,” tambahnya.
Pasca-pengujian awal, Pertamina melanjutkan tahap pembersihan sumur (clean up) dan uji multi laju alir (multi rate test). Tahapan ini krusial untuk menentukan laju produksi ideal, rasio gas terhadap minyak (gas-oil ratio/GOR), serta kandungan air guna menjaga keberlanjutan reservoir dalam jangka panjang.
Kejar Target 1 Juta Barel
Penemuan di Lapangan Adera ini menjadi angin segar bagi industri hulu migas nasional, sekaligus menambah amunisi bagi Pertamina dalam mengejar target produksi nasional yang dicanangkan pemerintah.
“Penemuan ini juga mendorong terwujudnya target lifting 1 juta barel per hari yang ditetapkan pemerintah. Inovasi teknologi dan penerapan pendekatan baru mendorong kinerja PEP dalam mewujudkan ketahanan energi nasional,” tegas Djudjuwanto.
Sebagai informasi, PEP Adera Field merupakan bagian dari PHR Regional Sumatra Zona 4 yang mengelola wilayah kerja di Sumatera Selatan. Operasional zona ini berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait:
Advertisement