- Home
- /
- EkBis
- /
- Transportasi
Periode Arus Balik Mudik Lebaran, KAI Catat Penjualan Tiket Tembus 4 Juta
Kredit Foto: KAI
Seiring dengan peningkatan tersebut, volume pelanggan dan tingkat okupansi harian Kereta Api Jarak Jauh pada 11–22 Maret 2026 menunjukkan tren yang terus bergerak naik. Puncaknya terjadi pada 22 Maret 2026 dengan 242.773 pelanggan atau 150,7 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.
Adapun rinciannya sebagai berikut:
• 11 Maret: 101.617 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (63,7 persen)
• 12 Maret: 126.208 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (79,2 persen)
• 13 Maret: 165.675 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (101,4 persen)
• 14 Maret: 185.873 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (113,7 persen)
• 15 Maret: 180.836 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (110,6 persen)
• 16 Maret: 173.753 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (106,3 persen)
• 17 Maret: 191.413 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (117,1 persen)
• 18 Maret: 205.842 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (125,9 persen)
• 19 Maret: 196.324 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (120,1 persen)
• 20 Maret: 167.659 pelanggan dari 160.252 kapasitas tempat duduk (104,6 persen)
• 21 Maret: 193.583 pelanggan dari 161.100 kapasitas tempat duduk (120,2 persen)
• 22 Maret: 242.773 pelanggan dari 161.100 kapasitas tempat duduk (150,7 persen)
Memasuki 23 Maret 2026, pergerakan pelanggan terpantau masih sangat tinggi. Hingga pagi hari, sedikitnya 222.948 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh telah dijadwalkan berangkat dengan tingkat okupansi sementara mencapai 139,1 persen. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.
Anne menjelaskan bahwa tingkat okupansi di atas 100 persen dimungkinkan karena pola perjalanan yang dinamis dalam satu rangkaian.
“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia dalam satu lintas perjalanan,” jelas Anne.
Di tengah tingginya permintaan tersebut, sejumlah kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Angkutan Lebaran 2026 antara lain KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta.
Baca Juga: KAI Logistik Distribusikan 4 Lokomotif Hidrolik untuk Perkuat Kesiapan Operasional Angkutan Lebaran
Meski demikian, masyarakat masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket, terutama untuk arus balik, melalui pilihan relasi alternatif, jadwal keberangkatan yang berbeda, maupun skema perjalanan lanjutan. KAI juga mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan layanan connecting train serta memilih tanggal perjalanan yang lebih fleksibel agar peluang memperoleh tiket semakin besar.
“Dengan kapasitas yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan arus balik dengan baik agar perjalanan berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api,” tutup Anne.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: