Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034 disusun sesuai kondisi kebutuhan listrik riil, dalam 10 tahun ke depan.
Total penambahan kapasitas listrik dalam satu dekade ke depan ditarget mencapai 69,5 gigawatt (GW).
Dari total tersebut, sebanyak 76% akan ditopang oleh bauran energi baru terbarukan (EBT), dan sistem penyimpanan energi atau Battery Energy Storage System (BESS).
Darmawan menjelaskan, RUPTL yang diresmikan pada 26 Mei 2025 tersebut merupakan hasil kolaborasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Melalui asistensi tersebut, proyeksi penambahan kapasitas dinilai telah seimbang dan berorientasi pada kebutuhan (demand driven).
"Kami mengapresiasi inisiatif dari Bapak Menteri ESDM, yang telah menyesuaikan antara target delivery RUPTL, dan juga mem-balance demand listrik yang real di lapangan."
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement