Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

DEN Ingatkan Bahaya di Balik Rencana Impor Minyak Rusia

DEN Ingatkan Bahaya di Balik Rencana Impor Minyak Rusia Kredit Foto: BPMI

Bahlil mengungkapkan bahwa kesepakatan dengan Rusia kini telah memasuki tahap final, khususnya untuk pemenuhan pasokan minyak mentah selama satu tahun ke depan. Selain minyak mentah, Rusia juga siap mendukung pemenuhan LPG serta menyatakan minatnya untuk berinvestasi pada infrastruktur penyimpanan (storage) dan kilang melalui skema Government to Government (G to G) maupun Business to Business (B to B).

"Kebutuhan crude kita setiap tahun itu kurang lebih sekitar 300 juta barel. Jadi semuanya kita ambil, mana yang menguntungkan untuk negara kita, harus kita lakukan," tandas Bahlil.

Stabilitas Fiskal dan Jaminan Harga BBM

Langkah diversifikasi pasokan ini diharapkan mampu menjadi bantalan fiskal bagi ketahanan energi domestik. Bahlil menjamin bahwa stok BBM saat ini berada dalam kondisi aman dan memastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi hingga penghujung tahun 2026.

"Insyaallah stok kita di atas standar minimum. Dan sekali lagi saya katakan bahwa kami sudah bersepakat atas arahan Bapak Presiden bahwa harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun," pungkas Bahlil.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement