Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Undisbursed Loan Rp2.527 T, OJK Ungkap Perbankan Masih Punya Amunisi Besar untuk Salurkan Kredit

Undisbursed Loan Rp2.527 T, OJK Ungkap Perbankan Masih Punya Amunisi Besar untuk Salurkan Kredit Kredit Foto: Antara/Reno Esnir
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kondisi likuiditas perbankan nasional masih memadai untuk menopang penyaluran kredit ke sektor riil di tengah volatilitas ekonomi global dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan ruang pembiayaan perbankan masih cukup besar, tercermin dari posisi undisbursed loan yang terus meningkat.

Per Maret 2026, posisi undisbursed loan perbankan tercatat sebesar Rp2.527,46 triliun atau naik 7,35% dibandingkan Maret 2025 sebesar Rp2.354,50 triliun.

Adapun undisbursed loan merupakan fasilitas pinjaman yang telah disetujui bank namun belum ditarik debitur, antara lain karena progres proyek, siklus bisnis, maupun pengelolaan arus kas perusahaan.

Baca Juga: Suku Bunga Kredit Turun ke 8,76%, OJK: Masih Akan Terus Berlanjut

Baca Juga: OJK: Intermediasi Perbankan Tumbuh, Kredit Investasi Melesat 20,85% per Maret 2026

“Meski secara nominal meningkat, persentase undisbursed loan terhadap total kredit menurun dari 29,77% menjadi 29,19%. Hal ini menunjukkan perbankan nasional masih memiliki ruang yang cukup untuk mendukung pembiayaan produktif dan mendorong pertumbuhan sektor riil,” ujar Dian.

Menurut OJK, kondisi tersebut menunjukkan likuiditas industri perbankan masih cukup kuat untuk menjaga fungsi intermediasi di tengah ketidakpastian global.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri