Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Sebelumnya, Kejati DKI Jakarta menahan tiga petinggi PT Lunaria Annua Teknologi (LAT), perusahaan pemilik platform fintech lending KoinWorks, terkait dugaan korupsi penyaluran kredit BRI melalui platform tersebut.
Ketiga tersangka yakni Bernard Adrianto Arifin selaku Direktur Operasional PT LAT periode 2021 hingga sekarang, Benedicto Haryono selaku Direktur Utama PT LAT periode 2015–2022 yang kini menjabat komisaris, serta Jonathan Bryan selaku Direktur Utama PT LAT sejak 2024.
Penyidik Kejati DKI Jakarta menyebut ketiganya diduga terlibat dalam penyaluran pembiayaan berdasarkan analisis yang tidak layak dan melanggar hukum.
“Peranan masing-masing tersangka selaku pengurus PT LAT pemilik fintech KoinWorks bekerja sama didasarkan analisis yang tidak layak dan mengajukan serta menyalurkan pembiayaan secara melawan hukum dari PT BRI Persero kepada beberapa nasabah dengan cara memanipulasi agunan berupa invoice dan tidak melakukan penutupan asuransi, sehingga dilakukan pencairan kredit sekitar Rp600 miliar,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta Dapot Dariarma dalam keterangannya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri