Platform E-Commerce Mulai Kejar Untung, Konsumen Terancam Kena Dampak
Kredit Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas
Meski persaingan harga antar-e-commerce masih berlangsung ketat melalui diskon dan promo, Huda menilai kenaikan biaya menunjukkan adanya tantangan efisiensi di sisi operasional platform.
Ia juga mendorong pemerintah memperkuat perlindungan terhadap produk UMKM lokal agar tetap mampu bersaing di tengah dominasi barang impor di platform e-commerce.
Menurutnya, pemerintah perlu memberikan perlakuan berbeda antara produk lokal dan impor, salah satunya melalui dukungan biaya logistik untuk produk UMKM dalam negeri.
Selain itu, Huda menyoroti pentingnya kebijakan penandaan asal barang (tagging) di platform e-commerce agar pemerintah memiliki basis data yang jelas terkait dominasi produk impor maupun lokal.
Baca Juga: Kemendag Soroti Transparansi Biaya E-Commerce, Revisi Permendag Disiapkan
Baca Juga: Kemendag Revisi Aturan E-Commerce Usai Keluhan Kenaikan Biaya Admin
“Barang lokal perlu perlindungan, salah satunya dari sisi biaya logistik,” ujarnya.
Menurut dia, kebijakan tagging tersebut selama ini kurang mendapat perhatian, padahal penting dijadikan basis data dalam penyusunan kebijakan pemerintah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: