Kredit Foto: Cita Auliana
Penerimaan pajak negara mencapai Rp834,4 triliun hingga Mei 2026 atau tumbuh 22,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kinerja tersebut ditopang oleh kenaikan penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Badan serta Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), seiring meningkatnya aktivitas ekonomi domestik.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pertumbuhan penerimaan pajak menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan tahun lalu ketika penerimaan masih mengalami kontraksi.
“Realisasi APBN sampai dengan bulan Mei 2026 ini terus menunjukkan tren positif. Kita lihat pendapatan tumbuh 19,1 persen, yang paling menarik adalah pendapatan pajak naik 22,1 persen,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Juni 2026, Jumat (5/6/2026).
Menurut dia, pertumbuhan penerimaan pajak pada tahun ini berbalik arah dibandingkan kondisi tahun lalu yang masih tertekan.
“Anda bandingkan tahun lalu di bulan yang sama, pajak negatif 11,3 persen. Jadi ada perbaikan yang signifikan di pajak utamanya dibandingkan dengan kondisi tahun lalu,” katanya.
Purbaya menjelaskan salah satu pendorong utama penerimaan pajak berasal dari PPh Badan. Hingga Mei 2026, penerimaan PPh Badan tumbuh 23,9% secara tahunan, meningkat dibandingkan pertumbuhan April 2026 yang hanya 5,1%.
“PPH badan itu di bulan Mei tumbuhnya 23,9 persen. Padahal di bulan April hanya tumbuh 5,1 persen,” ujarnya.
Baca Juga: Purbaya Tak Terima Disebut Ugal-Ugalan Buat Anggaran: Pajak Naik, Defisit Terjaga!
Baca Juga: Pemerintah Andalkan Batu Bara hingga CPO Dongkrak Penerimaan Pajak di 2027
Selain itu, penerimaan PPN dan PPnBM juga mencatat pertumbuhan tinggi sebesar 41,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan April yang mencapai 40,2%.
Purbaya menilai peningkatan penerimaan PPN dan PPnBM mencerminkan konsumsi domestik yang masih kuat.
“PPN dan PPNBM sebagai pajak konsumsi meningkat tinggi sejalan dengan konsumsi dalam negeri yang kuat dan daya beli yang terjaga,” katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: