Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti alokasi anggaran pembangunan jalan dalam APBD Kabupaten Garut 2026 yang dinilai jauh di bawah rekomendasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dedi mengatakan Pemprov Jawa Barat sebelumnya merekomendasikan Pemerintah Kabupaten Garut mengalokasikan sekitar 7 persen dari total APBD 2026 untuk pembangunan jalan. Nilainya diperkirakan mencapai Rp360 miliar.
Namun, dalam APBD Kabupaten Garut 2026, anggaran untuk pembangunan jalan, jembatan, dan penerangan jalan umum (PJU) tercatat hanya Rp105 miliar atau sekitar 2,2 persen dari total APBD.
Dari anggaran tersebut, menurut Dedi, porsi yang benar-benar dialokasikan untuk pembangunan jalan hanya sekitar Rp80 miliar.
"Dari angka tersebut (Rp105 miliar), alokasi untuk pembangunan jalan hanya Rp80 miliar. Tidak mungkin memperbaiki jalan yang begitu luas hanya Rp80 miliar sampai 105 miliar dengan PJU," kata Dedi, Sabtu (12/9/2026).
Dedi mengatakan keterbatasan anggaran tersebut menjadi perhatian mengingat luas wilayah dan kebutuhan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut.
Pemprov Jawa Barat akan mengundang Bupati Garut dan Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Garut untuk membahas kembali kebijakan penganggaran infrastruktur jalan.
Dalam pertemuan tersebut, Dedi akan meminta Pemkab Garut melakukan perubahan terhadap APBD 2026 agar alokasi anggaran pembangunan jalan dapat disesuaikan dengan rekomendasi yang telah diberikan pemerintah provinsi.
Baca Juga: Dedi Mulyadi: 'Kan yang Penting Nyenggol KDM Biar Ramai, He-he-he'
Baca Juga: Kas Jabar Terancam Defisit, Dedi Mulyadi Ogah Buru-buru Pinjam Rp3,4 T: Nanti Warga Rugi Bayar Bunga
Baca Juga: APBD Jabar Diproyeksi Defisit Rp5,7 Triliun, Dedi Mulyadi Sebut Pusat Belum juga Cairkan DBH
Menurut Dedi, penyesuaian anggaran diperlukan agar pemerintah daerah memiliki ruang fiskal lebih besar untuk menangani kerusakan jalan di Kabupaten Garut.
"Dengan alokasi anggaran yang lebih proporsional, pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat penanganan ruas jalan yang mengalami kerusakan dan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Garut," pungkasnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: