Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Syarat Deal dengan Iran, Trump Minta Negara Muslim 'Damai' dengan Israel

        Syarat Deal dengan Iran, Trump Minta Negara Muslim 'Damai' dengan Israel Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan mengejutkan terkait perang dan negosiasi dengan Iran.

        Melansir Times of Israel, Trump secara terbuka meminta enam negara mayoritas Muslim untuk segera bergabung dalam Perjanjian Abraham dan menormalisasi hubungan dengan Israel sebelum kesepakatan apa pun dengan Iran benar-benar diwujudkan.

        Pernyataan itu disampaikan Trump pada Senin (25/6) melalui media sosial Truth Social. Ia menegaskan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran saat ini berjalan positif, namun menurutnya hanya akan ada dua kemungkinan akhir: kesepakatan besar atau konflik yang lebih besar dari sebelumnya.

        “Negosiasi dengan Republik Islam Iran berjalan dengan baik! Hanya akan ada Kesepakatan Besar untuk semua pihak atau, tidak ada kesepakatan sama sekali,” tulis Trump.

        Trump juga kembali melontarkan ancaman keras jika proses diplomasi gagal tercapai. “Kembali ke medan perang dan baku tembak, tetapi lebih besar dan lebih kuat dari sebelumnya,” lanjutnya.

        Baca Juga: Trump: Uranium Nuklir Iran Akan Dibawa ke Amerika Serikat

        Dalam pernyataannya, Trump mengaitkan proses perdamaian tersebut dengan Perjanjian Abraham atau Abraham Accords, yakni kesepakatan diplomatik yang sebelumnya ditengahi Amerika Serikat untuk menormalisasi hubungan Israel dengan sejumlah negara mayoritas Muslim.

        Kesepakatan itu pertama kali ditandatangani pada September 2020 oleh Uni Emirat Arab dan Bahrain, kemudian disusul Maroko dan Sudan beberapa bulan setelahnya.

        Trump mengatakan dirinya telah berbicara dengan sejumlah pemimpin negara Muslim dan Arab terkait gagasan tersebut. Ia bahkan meminta agar negara-negara tersebut ikut menandatangani Perjanjian Abraham sebagai bagian dari upaya menyatukan kawasan Timur Tengah.

        Dia menyebut negara-negara yang diharapkan ikut bergabung antara lain Arab Saudi, Qatar, Pakistan, Turki, Mesir, dan Yordania. 

        “Setelah semua upaya yang dilakukan oleh Amerika Serikat untuk mencoba menyatukan teka-teki yang sangat kompleks ini, seharusnya wajib bagi semua negara ini, setidaknya secara bersamaan, untuk menandatangani Perjanjian Abraham,” ujar Trump.

        “Saya dengan tegas meminta agar semua negara segera menandatangani Perjanjian Abraham, dan jika Iran menandatangani perjanjiannya dengan saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, akan menjadi suatu kehormatan bagi saya untuk menjadikan mereka juga bagian dari Koalisi Dunia yang tak tertandingi ini,” tulisnya lagi.

        Baca Juga: Viral Iran Ditawari Lebih dari Rp200 Triliun Demi Damai dengan Amerika dan Israel, Begini Kata Qatar

        Menurut Trump, koalisi tersebut nantinya akan membuat Timur Tengah menjadi kawasan yang “Bersatu, Kuat, dan Perekonomian Tangguh, mungkin tidak seperti wilayah lain mana pun di dunia!”

        Ia juga mengungkap telah meminta perwakilannya, yang disebut-sebut melibatkan Steve Witkoff dan Jared Kushner, untuk segera menyelesaikan proses penandatanganan negara-negara tersebut ke dalam Perjanjian Abraham.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: