Waspada! Diabetes Jadi Penyakit Mematikan Ketiga Dunia

Waspada! Diabetes Jadi Penyakit Mematikan Ketiga Dunia Kredit Foto: Pexels/PhotoMIX Company

Hari Diabetes Sedunia jatuh pada 14 November setiap tahunnya. Berdasarkan data International Diabetes Federation 2020, jumlah pengidap diabetes terus meningkat di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

Ketua Umum PERKENI Prof Dr dr Ketut Suastika mengungkapkan, diabetes menjadi penyakit paling mematikan ketiga dunia. Prevalensi diabetes di Indonesia masih mencapai 6,2 persen dengan 10,681,400 kasus.

Baca Juga: Nah Ini Nih… Catat! Penderita Diabetes Bisa Lakukan Ini Agar Mengonsumsi Mi Jadi Lebih Aman

Menurut penelitian terbaru yang dilakukan tim penanggulangan Covid-19 Indonesia, angka kematian pada pasien diabetes yang terinfeksi Covid-19 lebih tinggi 8,3 kali lipat daripada masyarakat yang tidak memiliki riwayat diabetes. Masyarakat pun kini diimbau agar lebih memahami gejala-gejala dan penanganan penyakit yang disebut juga sebagai kencing manis ini, khususnya di masa pandemi.

"Diabetes bukan penyakit yang ringan, namun penyakit yang mematikan atau penyakit katastrofik," papar Prof Ketut dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (13/11).

Kondisi pandemi dengan berbagai pembatasan aktivitas, menurut Prof Ketut, membuat kegiatan penanganan diabetes secara kolektif yang biasa dipusatkan di rumah sakit mengalami hambatan. Selain itu, kondisi penanganan yang hanya dari rumah membuat diabetesi lebih sulit mengontrol gula darah dan menjaga pola makan.

Dalam kondisi pandemi Covid-19, diabetesi membutuhkan pelayanan kesehatan yang optimal untuk mengontrol gula darah mereka. Prof Ketut mengingatkan, Covid-19 merupakan penyakit yang lebih sering berbahaya ketika menyerang pasien diabetes.

Hal senada diungkapkan Ketua PB Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Dr dr Sony Wibisono. Ia juga menegaskan penyandang diabetes sangat rentan terkena infeksi virus.

"Kerentanan ini dapat dicegah dengan menjaga protokol kesehatan secara disiplin dan menjaga kondisi kesehatan," tutur dr Sony.

Baca Juga: Tips Penderita Diabetes Agar Semakin Aman Mengosumsi Mayones, Bikinnya Nggak Pakai Telur?

Pengidap diabetes, menurut dr Sony, harus mendapat dukungan, tidak hanya dari diri sendiri, tetapi juga dari edukator, keluarga, dokter, dan elemen lainnya. Dr Sony menyarankan diet 3J untuk mencegah komplikasi, yaitu jumlah kalori yang dikonsumsi tiap hari, jadwal makan, dan jenis makanan yang dikonsumsi.

Bukan hanya itu, pengidap diabetes juga harus olahraga 30 menit sehari, terapi obat minum dan suntik insulin, serta mendapatkan penyuluhan yang memadai. Peringatan Hari Diabetes Dunia setiap tahun menjadi kesempatan untuk menguatkan kembali komitmen akan pengendalian diabetes.

Pengendalian diabetes ini masih perlu menjadi kepedulian masyarakat Indonesia karena diabetes bisa menyebabkan komplikasi. Komplikasi diabetes dapat memengaruhi kualitas hidup dan berisiko menyebabkan kematian.

Baca Juga: Catat! Olahraga Berikut Ini Cocok untuk Penderita Diabetes karena...

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini