Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Baru Sama Semangat Penonton, Eh Pagar Pembatas Tribun JIS Udah Roboh, Anies Baswedan 'Ngaku Aja'

Baru Sama Semangat Penonton, Eh Pagar Pembatas Tribun JIS Udah Roboh, Anies Baswedan 'Ngaku Aja' Kredit Foto: Berita Jakarta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Peluncuran Jakarta International Stadium (JIS) diwarnai oleh rubuhnya pembatas tribun pada Minggu (24/7/2022). 

Hal tersebut menuai respons dari publik bahkah sejumlah tokoh seperti Ferdinand Hutahaean yang blak-blakan mengaku heran mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Baca Juga: Soal Insiden Rubuhnya Pagar Pembatas Tribun JIS, Lah Anies Baswedan Malah Salahkan Penonton?!

"Konstruksi bangunan yang digunakan melibatkan banyak orang mestinya harus dibangun dengan sangat kuat," kata Ferdinand dilansir dari akun Twitter pribadinya, Senin (25/07/2022). 

Dirinya bahkan meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk mengakui insiden tersebut sebagai sebuah kebobrokan dalam kinerjanya selama memimpin Ibu Kota. 

"Bahkan bila ingin dirubuhkan secara sengaja harus sangat sulit. Lah ini, baru karena semangat penonton sudah ambruk? Nis, ngaku aja ini sebuah kebobrokan kinerja..! @aniesbaswedan," tukas dia. 

Sebagai informasi, robohnya pagar pembatas tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, sebelum pertandingan Persija Jakarta kontra Chonburi FC diselenggarakan. 

Insiden itu bermula dari sejumlah suporter Jakmania datang menuju ke depan dekat pagar.

Sejumlah suporter Jakmania menuju pagar pembatas tersebut dengan tujuan memasang spanduk besar untuk mendukung tim kebanggaannya. 

Namun, pagar tersebut memang sudah nampak tidak seimbang alias tak rata diisi oleh mereka.

Baca Juga: Dikenal Vokal Kritik Jokowi, Habib Rizieq Bakal Digandeng Partai Ini Buat Pilpres 2024?

Hingga akhirnya, pagar pembatas tersebut roboh karena tidak mampu menahan beban dari banyaknya penonton.

Baca Juga: OJK Perluas Akses Keuangan Daerah Melalui TPAKD

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: