Kementerian HAM Ingin Jaga Media Mainstream Tak Tergerus Ancaman Penetrasi Media Sosial
Kredit Foto: Yaspen Martinus
Peradaban yang dimaksud Pigai berada dalam konteks yang luas.
Dari pihak KemenHAM adalah membangun peradaban HAM, pembangunan HAM, dan pembangunan politik HAM di Indonesia secara keseluruhan.
"Itu kalau tanpa melibatkan komunitas media, komunitas pers, itu susah."
"Karena itu, bagaimanapun pers adalah salah satu kekuatan terbesar yang melakukan tindakan-tindakan pencegahan."
"Media juga harus hadir untuk menyampaikan kampanye tentang kebijakan pembangunan hak asasi manusia dan ekonomi sosial kita. Itu kebutuhannya," papar mantan anggota Komnas HAM tersebut.
Pigai juga mengaku sudah mendengar sedikit keresahan dari para pimpinan media massa, tentang iklim bisnis media massa saat ini yang mengalami disrupsi digital yang masif.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yaspen Martinus
Editor: Yaspen Martinus