Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

TINS–Perminas Garap REE di Bangka Belitung, Groundbreaking di Tanjung Ular Mei 2026

TINS–Perminas Garap REE di Bangka Belitung, Groundbreaking di Tanjung Ular Mei 2026 Kredit Foto: Facebook/PT Timah Tbk
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Timah Tbk (TINS) mulai mempercepat pengembangan logam tanah jarang atau rare earth elements (REE) di Bangka Belitung, melalui kolaborasi dengan PT Perminas.

Proyek yang berlokasi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Tanjung Ular, Mentok, tersebut, ditargetkan memasuki tahap groundbreaking pada 20 Mei 2026, sebagai langkah awal pembangunan industri REE nasional.

Direktur Utama PT Timah Restu Widiyantoro mengatakan, pengembangan REE menjadi fokus baru perseroan dalam mengoptimalkan mineral ikutan timah, yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Bertahun-tahun PT Timah mengelola hanya biji timah dari hulu sampai ke hilir."

"Namun sejak akhir 2025 kami mulai tergabung dalam konsorsium yang dipimpin kementerian Dikti, dan PT Timah bersama PT Perminas menjalankan program pemerintah untuk mengelola mineral REE atau logam tanah jarang,” kata Restu dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Jakarta, dikutip pada Rabu (1/4/2026).

Restu menjelaskan, dalam skema kerja sama tersebut, PT Timah akan berperan sebagai pemasok bahan baku REE, sementara Perminas menyiapkan teknologi serta operasional pengolahan.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus

Tag Terkait:

Advertisement