Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

OJK Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

OJK Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional Kredit Foto: OJK
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mendorong pengembangan ekonomi daerah sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional dan penguatan potensi unggulan regional.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah di Jakarta, Senin, yang menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan pemerintah terus mendorong sinkronisasi program pusat dan daerah melalui perencanaan pembangunan berbasis potensi lokal dan pemanfaatan data terintegrasi.

“Kita ingin juga setiap kepala daerah itu memastikan bahwa di dokumen perencanaan pembangunan, ada RPJMD, RKPD, Renstra, Renja Perangkat Daerah, ada Musrenbang, ini semua diterjemahkan dan disandingkan dengan potensi-potensi lokal,” ujar Bima Arya, Jakarta, Senin (25/5/2026). 

Ia juga menekankan pentingnya kepala daerah mencari alternatif pembiayaan pembangunan melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) maupun pinjaman daerah.

“Kalau orang berpikirnya simple, TKD dikurangin selesai, ya sudah, nggak akan ke mana-mana. Tapi banyak kepala daerah yang memilih untuk mencari alternatif financing tadi,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan pengembangan ekonomi daerah dilakukan melalui program kewirausahaan muda dan penguatan sektor unggulan seperti kopi dan pangan.

Baca Juga: OJK Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Ekspor, UMKM, dan Ketahanan Pangan

Baca Juga: OJK dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi Pengembangan Ekonomi Daerah dan UMKM

“Kita ada program 100 ribu Sultan Muda. Bagaimana mereka menjadi pejuang ekonomi, anak-anak muda ini yang memang difasilitasi awalnya,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, dukungan sektor jasa keuangan menjadi penting agar wirausaha muda lebih mudah mengakses pembiayaan dan pasar ekspor.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri